Terharu! Perawat Ini Ditawari Mobil oleh Pasiennya yang Tengah Mengidap Corona

WE Online, London

Seorang perawat yang menolong pria berusia 78 tahun yang terpapar virus corona ditawari sebuah mobil baru dan mendapatkan banyak pujian dari warga Ingggris.

Menyitir Daily Mail, nama perawat itu Lucy Duncan berusia 24 tahun. Dia merupakan perawat kesehatan mental.

Baca Juga: Inggris Kucurkan Rp1,5 Triliun buat Sewa Pesawat Penjemput Warganya di Luar Negeri

Pada Kamis 26 Maret, Duncan yang mendapatkan giliran kerja malam, pulang setelah bekerja selama 12 jam di sebuah rumah sakit di Wigan. Dia mengendarai mobil, Fiat 500X miliknya. Namun mobilnya ditabrak oleh pengemudi pria berusia 78 tahun.

Pria itu mengatakan kepada Duncan bahwa dia keluar untuk mendapatkan makanan, setelah menjalani isolasi selama 10 hari, karena dia mengalami gejala virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Duncan kemudian menelepon ambulans dan pergi ke rumah sakit bersama pria yang tidak disebutkan namanya itu. Dia pun tinggal bersama pria tua itu hingga dia diberi tahu petugas kesehatan, bahwa tidak ada lagi upaya yang bisa dilakukan.

Duncan kemudian mengetahui bahwa pria yang ditolongnya itu telah meninggal.

Kisah Duncan mendapakat banyak pujian dari warga Inggris. Bahkan dia tampil sebuah program televisi nasional, di mana dia ditawari mobil baru yang dipasok dari dealer setempat.

Menurut Wigan Today, Duncan juga mendapatkan tawaran untuk perbaikan mobilnya secara gratis.

Sementara itu, teman-teman, keluarga dan tetangga mengantarkan makanan di pintu depan rumahnya, selama dia mengisolasi diri usai menolong pria tua tersebut.

“Ini sangat luar biasa, saya mendapatkan banyak pesan dan komentar yang indah,” kata Duncan saat tampil di program TV.

Dia juga menerima pesan dari petinju Anthony Joshua, yang mengatakan, “Anda benar-benar menunjukkan kasih sayang, Anda jelas-jelas menunjukkan keberanian, jadi aku ingin memberi selamat padamu.”

“Tetap sehat, dan apa yang kalian lakukan di NHS (layanan kesehatan masyarakat di Inggris ) sulit dipercaya. Teruskan, kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa.”

Foto/Daily Mail

Duncan mengatakan kepada BBC bahwa pria yang dibantunya kesulitan bernapas pada saat kecelakaan.

Pria itu dilaporkan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak memiliki keluarga kecuali seorang putra yang sudah bertahun-tahun tidak berkomunikasi.

“Pria itu sangat bersyukur bahwa saya tinggal bersamanya dan terus menggemgam tangan saya dan menariknya ke dekatnya,” kata Duncan.

“Dia dalam kondisi yang buruk. Dia berjuang untuk berbicara dan bernafas. Dia meraih tangan saya dan saya mendekatkan diri ke arahnya dan dia berkata, ‘Maaf, tapi saya pikir saya menderita coronavirus,’”, tambah Duncan.

Perawat itu juga menjelaskan bahwa pria itu khawatir karena merasa telah merusak mobil Duncan.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya lebih khawatir mengenai kesehatannya daripada mobil dan dia membutuhkan ambulans [pada saat itu],“ ujarnya.

Paramedis tiba dan membawa pria itu ke rumah sakit, sementara Duncan mengikuti dari belakang.

Saat tiba, pria itu langsung mendapat perawatan, dan menjalani tes yang menunjukkan bahwa paru-parunya hanya bekerja dengan kapasitas 50 persen.

Duncan menuturkan pria itu hampir terkejut ketika dia terus kembali menemuinya.

“Matanya bersinar setiap kali aku kembali dan memegang tangannya. Sungguh menakjubkan menjadi bagian dari hidupnya,” ujar dia.

Setelah kematiannya pria itu, Duncan bercerita bahwa pria itu bertanya kepadanya, apakah dia akan membantunya menghubungi putranya.

“Saya akan berjuang keras melakukan hal itu untuknya,” kata Duncan kepada BBC.

Duncan sekarang mengasingkan diri selama dua minggu ke depan yang berarti ibunya, saudara lelaki dan pacarnya harus pindah dari rumah keluarga mereka.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DIWARTA EKONOMI

Tinggalkan Balasan