Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, SoftBank Akhiri Tawaran Tender Rp49 T, Krisis WeWork Makin Parah!

WE Online, Bogor

SoftBank Group Corp mengakhiri penawaran tender senilai US$3 miliar (sekitar Rp49,7 T) yang sebelumnya ditujukan untuk meningkatkan saham WeWork. Artinya, kondisi WeWork akan semakin memburuk.

Raksasa investasi teknologi itu menyebut tak lagi sanggup melanjutkan kesepakatan tersebut karena kegagalan WeWork merestrukturisasi usaha patungannya di China.

“Kami kecewa dan sedang mempertimbangkan seluruh opsi hukum, termasuk litigasi,” kata Komite Khusus Dewan WeWork, dikutip dari Reuters, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga: Yang Lain PHK Karyawan di Tengah Corona, Startup Ini Justru Dapat Suntikan Modal Hampir Rp283 M!

Dengan berhentinya kesepakatan itu, SoftBank tak lagi wajib melanjutkan pembiayaan utang senilai US$1,1 miliar (sekitar Rp18,3 T) demi WeWork. 

WeWork sendiri sedang mengalami restrukturisasi masif dan pendapatannya berisiko anjlok karena kebijakan work from home. Analis Independen, Richard Windsor menilai, “WeWork benar-benar dalam masalah dan penarikan SoftBank dari pembelian saham itu memperburuk situasi secara material.”

Tawaran tender, yang mayoritas akan menguntungkan kelompok pemegang saham terpilih, telah disetujui pada Oktober 2019 sebagai rencana bailout oleh SoftBank, setelah rencana IPO WeWork gagal.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DIWARTA EKONOMI

Tinggalkan Balasan