Los Angeles Serukan Seluruh Warganya Mengenakan Masker ke Mana Pun

WE Online, Los Angeles

Wali Kota Los Angeles meminta warga kota terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) itu untuk mulai memakai masker untuk menahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Tapi, gubernur Kalifornia tidak siap untuk menerapkan kebijakan tersebut ke seluruh negara bagian.

Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti mengatakan ia sedang menunggu saran dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS tentang pemakaian masker. Tapi jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah membuatnya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.

Baca Juga: Duh, AS Laporkan Kematian Bayi Usia 6 Minggu Akibat Virus Corona

Garcetti mengatakan 4 juta warga yang bekerja di bidang yang esensial seperti toko makanan harus mengenakan masker non-medis atau jika tidak ada bandana. Hal itu karena jumlah warga yang terinfeksi di AS terus meningkat.

“Yang jelas, Anda harus tetap berada di rumah, ini bukan alasan untuk tiba-tiba keluar rumah,” kata Garcetti, Kamis (2/4/2020).

Ia juga mengatakan warga tidak perlu mengenakan masker medis yang saat ini sedang langka. Hal itu karena masker tersebut dibutuhkan petugas medis seperti dokter dan perawat untuk menjalankan pekerjaan mereka.

Wali Kota itu mengatakan ‘bandana yang diikat’ dapat memperlambat penyebaran virus. Menurutnya, masker juga bagus untuk mengingatkan masyarakat untuk jaga jarak.

“Saya ini terlihat tidak nyata, kami harus terbiasa melihat orang seperti ini, seperti inilah tampaknya,” kata Garcetti sambil memakai masker.

Pada Rabu (1/4/2020), Los Angeles County melaporkan lebih dari 500 kasus baru virus corona, naik 17 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pengumuman Garcetti itu disampaikan setelah pejabat kesehatan Riverside County Dr. Cameron Kaiser meminta warga yang terpaksa keluar rumah harus menggunakan sesuatu untuk menutup mulut dan hidung mereka demi melindungi diri sendiri dan orang lain. Kaiser mengatakan warga dapat menggunakan apa pun seperti bandana atau selendang.  

Gubernur Kalifornia Gavin Newsom mengatakan ia lebih fokus untuk menjaga masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah. Ia juga mengumumkan negara bagiannya mungkin membutuhkan 66 ribu kasur rumah sakit.

Lebih banyak 16 ribu dibandingkan prediksi sebelumnya. Tambahan kasur itu untuk mengatasi penyebaran virus yang diperkirakan hingga bulan Mei.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DIWARTA EKONOMI

Tinggalkan Balasan