Jokowi Bangun RS Khusus di Batam, Fadli Zon Bingung: Kenapa Nggak di Pulau Reklamsi Jakarta, Sih?

WE Online, Jakarta

Pemerintahan Jokowi menyiapkan rumah sakit khusus penyakit menular seperti corona (Covid-19) di Pulau Galang, Batam. Langkah ini disorot karena dinilai tak akan mempermudah pasien Covid-19 dari Pulau Jawa.

Kritikan itu disuarakan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon. Ia menilai bahwa saat ini pusat penyebaran Covid-19 ada di Jakarta dan Pulau Jawa.

Baca Juga: Fadli Zon Bilang Luhut ‘The Real President’, LIPI: Ada Benarnya, Namun…

“Episentrumnya di Jakarta n Jawa, rumah sakitnya di Pulau Galang, Di Batam. Bagaimana cara pasien ke Pulau Galang?” demikian cuitan Fadli di akun Twitternya, @fadlizon yang dikutip Kamis (2/4/2020).

Dia mengusulkan, lebih baik rumah sakit khusus tersebut dibangun di lokasi yang lebih terjangkau. Fadli menyinggung Pulau Reklamasi di Jakarta.

“Knp nggak bangun RS di pulau reklamasi Jakarta? Lebih terjangkau n aman terisolasi?” tambah Fadli dalam cuitannya.

Sebelumnya, Jokowi melakukan peninjauan pembangunan RS khusus penanganan penyakit menular id Pulau Galang. Lokasinya 56 kilometer dari Batam. Jokowi bilang, fasilitas rumah sakit ini memiliki kapasitas 1.000 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Kata dia, kemungkinan fasilitas rumah sakit itu bisa digunakan Senin, pekan depan.

“Meninjau pembangunan fasilitas pengendalian infeksi penyakit menular di Pulau Galang, 56 km dari Batam, siang ini. Kapasitas bangunannya 1.000 tempat tidur yang dalam situasi saat ini untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19. Insya Allah sudah siap hari Senin depan,” demikian keterangan Jokowi dalam akun Twitternya, @jokowi.

Pun, jumlah kasus positif Covid-19  di Tanah Air terus bertambah hingga per Rabu, 1 April 2020 dengan mencapai 1.677 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 157 jiwa dan sembuh 103 orang.

Terkait itu, Jakarta menjadi wilayah tertinggi kasus positif Covid-19. Jumlahnya melonjak per Rabu siang, 1 April 2020 dengan angka mencapai 794 kasus. Data ini merujuk website corona.jakarta.go.id. Jumlah 784 kasus itu hampir setengah dari total sementara kasus positif yang disampaikan pemerintah.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DIWARTA EKONOMI

Tinggalkan Balasan