5 Aplikasi Video Conference Terlaris di Indonesia, Siapa Juaranya?

WE Online, JakartaDitetapkannya wabah Corona sebagai pandemi membuat pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan untuk bekerja dari rumah, atau yang dikenal sebagai work from home (WFH). Selain WFH, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk melakukan karantina diri.

Hal tersebut tidak dapat dimungkiri memicu kenaikkan pada penggunaan internet, salah satunya aplikasi video conference. Tak hanya digunakan untuk bekerja via daring, aplikasi ini juga karib digunakan untuk sekadar berkumpul bersama teman dan orang-orang tersayang secara virtual.

Data dari Statqo Analytics pada Maret 2020 menjelaskan setidaknya ada lima aplikasi paling populer digunakan masyarakat Indonesia. Kelima aplikasi tersebut, yakni Zoom, Skype, Hangouts Meet, GoToMeeting, dan Cisco Web Meeting.

Baca Juga: Wabah Corona Menyergap, AIA Luncurkan Layanan AIA DigiBuy

GoToMeeting meraup setidaknya pengguna sebanyak 977 orang pada 26 Maret 2020. Pada periode 28 Februari hingga 5 Maret 2020 tercatat ada sebanyak 479 pengguna.

Cisco Web Meeting berada di posisi yang lebih baik, dengan mengukuhkan pengguna sebanyak 8.748 pada 26 Maret 2020. Awalnya, Statqo mencatat pengguna Cisco berada di angka 3.983 pada 28 Februari hingga 5 Maret 2020.

Kemudian Skype, aplikasi yang sudah lama populer di Indonesia ini mencatatkan pengguna pada 28 Februari hingga 5 Maret sebanyak 60.614 pengguna. Dibandingkan dengan Cisco dan GoToMeeting, Skype tidak meraup banyak pengguna pada 26 Maret pengguna Skype di angka 71.155.

Hangouts Meet cukup sukses meraup pengguna selama WFH di Indonesia. Awal Maret, aplikasi besutan Google ini mencatatkan 1.448 pengguna, kemudian pada tanggal 26 Maret jumlah tersebut naik menjadi 10.454 pengguna.

Baca Juga: Aplikasi Naik Daun Ini Ternyata Gak Benar-benar Aman, Guys. Hati-hati!

Posisi pertama dikunci oleh Zoom. Aplikasi ini mendadak populer ketika Corona menjadi perhatian khusus dan publik beramai-ramai mengisolasi diri. Zoom mencatatkan 8.714 pengguna pada awal Maret.

Jumlah tersebut naik drastis, hingga pada 26 Maret 2020, Statqo mencatat penguna Zoom berada di angka 257.853 pengguna.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DIWARTA EKONOMI

Tinggalkan Balasan